Asal Usul Dan Kenapa Manusia Di Cipta

Jika kita yang beragama Islam iaitu Muslim tidak mempunyai ilmu terhadap Al Quran mengenai penciptaan manusia, kita tidak akan mengerti penciptaan Adam, Hawa dan Isa Almasih, yang kita tahu hanya penciptaan diri kita sendiri iaitu daripada ayah dan ibu saja.Inilah majoriti kepercayaan manusia terutama yang tidak mengiktiraf, menyakini Allah swt sebagai Tuhannya. Al Quran menceritakan perkara lalu, sekarang dan akan datang dengan jelas dan tepat.


TUJUAN PENCIPTAAN

i. Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:

TIDAKLAH AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA MELAINKAN UNTUK MEREKA BERIBADAH KEPADA AKU.” (Al-Zariayaat, 56)

ii. Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى: “SESUNGGUHNYA KAMI TELAH JADIKAN APA YANG ADA DI MUKA BUMI SEBAGAI PERHIASAN UNTUKNYA; KERANA KAMI HENDAK MENGUJI MANUSIA, siapakah di antaranya yang lebih baik amalnya” (Al-Kahfi, 7)

iii. Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى: Allah menciptakan tujuh petala langit dan bumi seperti itu; perintah Allah berlaku terus menerus di antara alam langit dan bumi. (Berlakunya demikian) SUPAYA KAMU MENGETAHUI BAHAWA SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA KUASA.” (Al-Talak, 12)
(sumber…)

PROSES PENCIPTAAN MANUSIA

Kita harus mengetahui bahwa Adam telah diciptakan di surga karena memang sudah begitu firman Allah S.W.T. Asalnya daripada tanah dari bumi karena Allah telah menciptakan bumi terlebih dahulu sebelum penciptaan Adam.
Kita juga mesti mengetahui apakah yg dimaksud surga tempat tinggal Adam dahulu.
Jika kita tidak mempunyai ilmu dalam hal ini dan hanya menduga saja atau mengikuti ajaran agama dari orang-orang di luar Islam, akhirnya kita tidak kuat memegang agama kita sendiri.Padahal Allah sudah jelas memberikan firman-firmanNya dalam Alquran.

Saya sebagai muslim ingin memberikan pendapat saya secara singkat mengenai penciptaan Adam, Hawa dan Isa Almasih.
Penciptaan manusia ada 4 proses :
(1)   Langsung dari tanah dan unsur-unsurnya (Adam),
(2)   dari seorang laki-laki (Hawa)
(3)   dari seorang perempuan saja (Isa Al-Masih)
(4)   dari hasil hubungan antara laki-laki dan perempuan (bani Adam).

Penciptaan Adam Manusia Pertama .
Allah S.W.T telah menciptakan Adam di Syurga daripada tanah dari bumi. Saya uraikan pendapat saya soal penciptaan adam terlebih dahulu secara singkat.

Allah telah berfirman:
Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para Malaikat: ’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi Mereka bekata:’Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi  itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman:”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamuketahui ” (QS.Al-Baqarah: 30).

Allah telah menjadikan Adam di surga dari tanah dari bumi.Seperti yang anda juga ketahui segala sesuatu ciptaan melalui proses, begitu juga apa yang terjadi dengan tanah permukaan bumi ini sehingga menjadi mani. Adam tidak diciptakan Allah dibumi, apabila terjadi penciptaan dibumi sudah tentu Adam mempunyai seorang ibu. Jelas bahwa Allah telah menciptakan Adam di syurga.

Firman Allah swt yang bermaksud: “Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadianya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. al-Hijr 15:29).

Kenapa di surga? Definisi surga adalah kenikmatan yang kekal tidak ada kesusahan dan sesuatu yang bersifat jerih payah seperti buang air besar dan kecil, bekerja, melahirkan, sakit dan sebagainya. Allah swt khabarkan keadaan kehidupan di Syurga.

Firman Allah :Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu (akan) termasuk orang-orang yang Zalim. (Al baqarah ayat 35)

Allah mencipta manusia selain Adam dan Hawa  melalui setitis mani. Firman Allah yg bermaksud:

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat” .(al Insaan ayat 2)

Ingatlah firman Allah ini adalah jelas asal kejadian seluruh manusia termasuk juga manusia daripada “tabung uji”. Namun proses kejadian air mani juga berasal dari sember makanan dan minuman manusia adalah daripada tanah.

Baiklah mari kita lihat mengenai penciptaan Hawa manusia ke dua dan wanita pertama menurut Al Quran  Wahyu Allah Tuhan Pencipta Manusia.

Menurut Kitab Bible (injil) dan Hadis, bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam.
Firman Allah dalam surah An Nisa ayat 1:4:1 bermaksud:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan daripadanya (Adam) Allah menciptakan isterinya (Hawa); dan daripada keduanya (Adam+Hawa) Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”.

Terdapat beberapa ayat lainnya dari Al Quran memberikan maklumat bahawa ada kemungkinan bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam.

Hanya tiga manusia yg pernah Allah ciptakan tanpa bersetubuh yaitu : Adam,Hawa dan Isa almasih tetapi( dengan mani yg bercampur ) dan seluruh manusia yaitu keturunan adam dan hawa terjadi dari setetes mani yg bercampur (  bersetubuhan antara suami dan isteri) tertera juga pada surat al insan ayat 2, Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang  bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. jadi seluruh manusia dari adam sampai sekarang ini Allah S.W.T ciptakan dengan mani yg bercampur (tanpa bersetubuh maupun dengan bersetubuh).Allah telah jelas berfirman pada surat yassiin ayat 77.
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari  setitik air (mani) ,maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

Siapakah yg Allah sebutkan sebagai manusia?
apakah keturunan Adam dan Hawa saja? Sudah tentu tidak ,karena adam dan hawa juga manusia.
Siapakah penantang yang nyata?
Apakah keturunan adam dan hawa saja? Sudah tentu tidak ,karena Adam dan Hawa telah keluar dari surga karena menantang (satu larangan) Allah.

Jika siti hawa diciptakan dari tulang rusuk adam sudah tentu wanita lebih  tinggi kedudukannya dari pada pria karena mani adalah air yg hina dibandingkan dari tulang rusuk tetapi ini di bantah dengan firman Allah yg berbunyi :
“Bagi laki-laki (suami) terhadap mereka (wanita/istri) satu derajat lebih tinggi.”(Q.S. Al-Baqarah : 228)

Kita manusia adalah hina dan sebagai makhluk yg hina adalah hamba di hadapan Allah.
penciptaan Siti Hawa menurut bible dan hadis dari tulang rusuk nabi adam adalah tidak benar karena ini adalah ulah bangsa Yahudi saja yg membodohkan umat Muhammad s.a.w.

Saya lanjutkan pendapat saya soal penciptaan nabi isa a.s.(isa almasih) Allah berfirman:Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (Q.S. Ali ‘Imran : 59)

Dari tanah bumi menjadi mani melalui proces penciptaan.
Kita lihat bagaimana nabi isa a.s diciptakan oleh Allah menurut firman Allah yg berikutnya. Allah berfirman surat At Tahrim ayat 12  Q.S 66:12 “Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya , dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta’at.”

Arti ayat ini inshaAllah sbb,

Ditiupkan kedalam rahimnya (maryam) sebagian dari ruh (ciptaan) kami. kita menyadari bahwa ruh tidak dapat terbagi (dua) yaitu dari Allah dan maryam.kata ruh dari ayat ini adalah sesuatu yg bercampur dari Allah dan dari maryam sehingga menjadi sesuatu yg hidup.kita juga menyadari bahwa segala sesuatu yg dijadikan oleh Allah melalui proses dan proses ini juga terjadi pada diri maryam.kata(sebagian) dari ruh ciptaan kami adalah (mani) yg telah dibawa oleh malaikat jibril kepada (sebagian) dari diri maryam(cel telur).

Kita lihat lagi firman Allah soal penciptaan isa a.s yg mirip dengan ayat di atas tetapi yg artinya berbeda.

Surah Al Anbiya ayat 91: Qs 21:91 “Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.”

Dalam ayat diatas ini, isa a.s (isa almasih) sudah sempurna atas kejadiannya lalu ditiupkan ruh ke dalamnya sama seperti kejadian adam a.s, firman Allah :Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka  tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al Hijr (15) : 28-29),

Pendapat saya mengenai: ruh
1.Pendapat saya mengenai surat at-Tahrim ayat 12. kata ruh dalam ayat ini adalah sesuatu yang hidup melalui proses yaitu mani.Sebagian dari Allah dan sebagiannya lagi sudah tentu dari Maryam.

2.Pendapat saya mengenai surat al-Anbiya ayat 91. kata ruh adalah sesuatu yg hidup setelah sempurnanya kejadian.Setelah Isa sempurna dalam tubuh ibunya ditiupkanlah ruh padanya seperti firman Allah yg cukup jelas yaitu :Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.(surat ali imran ayat 59)

InshaAllah dengan pendapat saya ini dengan tuntunan Alquran telah menjelaskan ketidak fahaman atas penciptaan manusia.

Alquran adalah kitab yg berilmiah, surga dan neraka adalah nyata begitu juga segala makhluk.
Allah sunnguh luar biasa atas ciptaanNYA, walaupun kita kadang-kadang berfikir bahwa Allah dapat menciptakan apa saja tetapi ingatlah semuanya dengan SunnatullahNYA.

 

 

Advertisements

About enter2islam

Allah s.w.t Pencipta Alam Semesta ini telah mencipta Jin dan manusia supaya beribadah dan berbakti kepada_Nya sahaja. Untuk maksud itu, DIA telah mengutus dan melantik para Nabi dan Rasul-Nya silih berganti dengan tujuan menyelamat manusia daripada Neraka serta mengajar manusia cara bagaimana sebenarnya DIA di sembah. Muhammad saw Rasul Allah terakhir yang melengkapkan semua syariat yang terdahulu. Oleh itu semua agama, kerpercayaan, ritual dan kitab terdahulu adalah tidak diiktiraf oleh Pencipta. Melalui Rasul-Nya, Allah swt mengatur jenis-jenis ibadat, syarat dan rukunnya, masa dan kaifiat pelaksanaannya.Rasulullah menyampaikan,menjelaskan dan melaksanakan titah perintah Allah s.w.t. melalui UCAPAN, PERBUATAN DAN PERAKUANNYA. Apabila Baginda wafat agama Islam telah lengkap dan sempurna. Tiada lagi syariat baru, jenis ibadat yang direka dan perintah yang ditambah setelah apa yang diajarkan oleh Baginda s.a.w. Namun iblis belum bersara, selepas masa berlalu,terdapat berbagai-bagai jenis khurafat dan amalan-malan bid'ah muncul satu demi satu di kalangan umat Islam. Ia direka dan diselewengkan, lalu menjadi amalan rutin yang dipertahankan.
This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s